TRIBUNJATENG.COM, SLAWI- Proyek pembangunan jalan tol seksi III (Brebes Timur-Tegal) masih terkendala pembebasan tanah.
Satu dari 28 rumah di Desa Sidakaton, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal masih berdiri lantaran
pemilik belum sepakat harga yang ditawarkan pihak tol.
Pemilik rumah, Sanawi (40) yang merupakan pengusaha warteg di Jakarta menginginkan tanah dan bangunan rumahnya dibanderol Rp 2 miliar. Namun, pihak tol baru menawarkan harga Rp 1,5 miliar.
Alhasil, hingga kini, rumah tersebut belum dibongkar. Sedangkan 27 rumah di sekitarnya sudah rata dengan tanah, hanya tinggal puing-puing.
Pimpinan Proyek Tol Pejagan-Pemalang, Mulya Setiawan, membenarkan hal tersebut.
"Memang benar, masih ada satu rumah yang belum sepakat terkait ganti rugi lahan tol," kata Mulya, Minggu (18/9/2016).
0 comments:
Post a Comment